Gencatan senjata Israel-Hamas mungkin sudah dekat, kata Blinken

Dawud

Gencatan senjata Israel-Hamas mungkin sudah dekat, kata Blinken

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada hari Senin mengatakan para perunding semakin dekat untuk mencapai kesepakatan daripada sebelumnya, tetapi keputusan saat ini ada di tangan Hamas. Blinken berharap, setelah sekian lama, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan di Gaza, katanya. Musim panas lalu, Blinken menuduh kelompok teroris yang berbasis di Gaza menyabotase negosiasi dengan mengubah tuntutannya terhadap perjanjian gencatan senjata dengan Israel.

Apakah pihak lain yang terlibat memiliki optimisme yang sama dengan Blinken? Zaman Israel pada hari Selasa melaporkan bahwa banyak individu yang mewakili berbagai pemerintah dan entitas yang terlibat dalam negosiasi merasa optimis bahwa perjanjian gencatan senjata sudah dekat. Salah satu sumber Palestina yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters bahwa perjanjian itu bisa dicapai paling cepat pada hari Selasa.

Perjanjian tersebut akan melibatkan pembebasan Hamas setidaknya sebagian dari 98 sandera yang tersisa di Gaza secara bertahap, sementara Israel juga membebaskan ratusan tahanan Palestina, menurut Zaman Israel. Pada saat yang sama, Israel akan menghentikan operasi militernya di Gaza. Anggota keluarga para sandera bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Selasa dan menuntut agar orang yang mereka cintai dibebaskan. Waktu tidak berpihak pada para sandera, kata anggota keluarga.

Gali lebih dalam: Baca laporan saya di The Sift kemarin tentang garis besar tentatif perjanjian gencatan senjata, seperti yang diberitakan oleh media Israel.