Bagaimana Valentino Red menjadi warna fesyen yang paling ikonik

Dawud

Download app

Sebuah kehilangan besar bagi dunia mode, desainer legendaris Valentino Garavani meninggal dunia pada 19 Januari di usia 93 tahun. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di kediamannya di Roma, dikelilingi oleh orang-orang yang dicintainya.

Salah satu raksasa mode abad ke-20, Valentino mendandani beberapa wanita paling berpengaruh di dunia, termasuk Jacqueline Kennedy, Elizabeth Taylor, Julia Roberts, Gwyneth Paltrow, Priyanka Chopra, dan Isha Ambani. Ia ikut mendirikan rumah mode Valentino pada tahun 1960, yang kemudian menjadi salah satu label mewah paling dikagumi secara global.

Selain busana indah dan siluet abadi, Valentino meninggalkan warisan kuat yang dilambangkan dengan warna merah. Salah satu dari sedikit desainer yang memiliki warna yang sangat erat kaitannya dengan namanya, Valentino mengubah warna merah menjadi ciri visual yang melambangkan kepercayaan diri, romansa, dan keanggunan.

Valentino Red berani namun halus, dramatis namun menyanjung secara universal. Digunakan secara konsisten dalam gaun couture-nya sejak awal, warna ini langsung dikenali di landasan pacu dan karpet merah.

Inspirasi gaun merah ikonik Valentino diyakini datang di awal karirnya, setelah menonton opera Carmen di Barcelona, ​​di mana dia terkejut melihat bagaimana wanita berpakaian merah tampil menonjol di tengah kerumunan.

Valentino pertama kali memperkenalkan gaun merah pada koleksi Spring–Summer 1959 miliknya. Desainnya sederhana namun mencolok, gaun pesta berwarna merah cerah langsung menarik perhatian.

“Sejak awal, saya memutuskan merah adalah warna keberuntungan saya,” ujarnya Waktu Los Angeles pada tahun 1986, menyebutnya sebagai warna ceria yang memancarkan energi dan mempercantik wajah. Baginya, merah adalah warna kehidupan, cinta, dan emosi, sebuah keyakinan yang tercermin dalam bagaimana gaunnya menarik perhatian tanpa membuat wanita yang memakainya terkesan.

Selama beberapa dekade, Valentino Red menjadi ciri khas koleksinya dan menjadi favorit di kalangan selebriti seperti Penelope Cruz, Nicole Kidman, Anne Hathaway, Scarlett Johansson, Rihanna, dan Jennifer Aniston, banyak di antaranya mendapatkan penghargaan pakaian terbaik dalam desainnya.

Pada tahun 2007, ketika Valentino mengumumkan pengunduran dirinya, pertunjukan Haute Couture Musim Semi/Musim Panas 2008 terakhirnya menghormati karirnya dengan mendandani setiap model dengan warna merah, menciptakan perpisahan yang kuat dan emosional.

Begitu khasnya warna tersebut sehingga Pantone secara resmi mengakui Valentino Red, meskipun arsip merek tersebut mengungkapkan lebih dari 550 variasi warna di seluruh koleksi couture.

Bahkan setelah Valentino pensiun pada tahun 2008, Valentino Red terus muncul dalam koleksi merek tersebut. Saat ini, hal ini tetap menjadi pengingat akan keyakinan sang desainer terhadap kekuatan gaun merah yang dibuat dengan baik dan bagaimana satu warna dapat menjadi simbol gaya dan kepercayaan diri yang bertahan lama.

– Berakhir