Meskipun ada gencatan senjata, ketegangan terus terjadi di perbatasan antara Thailand dan Kamboja. Kedua belah pihak saling tuduh melanggar gencatan senjata dan berdebat mengenai jalannya garis perbatasan. Wilayah ini terus menderita akibat pertempuran yang menyebabkan hampir 150 orang tewas dan setidaknya 300.000 orang mengungsi pada tahun lalu.
Menurut pihak berwenang, lebih dari 20.000 warga Kamboja masih tinggal di “desa tunggu” sementara karena mereka tidak dapat kembali ke tanah air mereka. Banyak yang kehilangan rumah, pekerjaan, dan mata pencaharian ekonomi mereka. Membersihkan bom dan ranjau yang belum meledak akan memakan waktu bertahun-tahun.






