oleh

Yan: Saya Laporkan!

KEBERANIAN untuk menyebarkan berita hoax guna meresahkan masyarakat, memang sudah keterlaluan. Bahkan, berita hoax terakhir, beredar dalam bentuk rekaman dengan mencatut Sekda Bangka Belitung (Babel) –meski tanpa menyebut nama, namun Sekda Babel cuma 1 orang.red–, guna meyakinkan pendengar.

—————————–

Loading...

REKAMAN suara mengaku bernama Andre lewat pesan WhatsApp berdurasi 1 menit 34 detik. Dalam rekaman disebutkan bahwa akan timbul gempa berkekuatan 8 skala ritcher (SR) akibat dari meletusnya Gunung Anak Krakatau. Kata ‘Sekda Provinsi’ (diduga Sekretaris Daerah Babel) disebut dalam rekaman tersebut.
Bunyi rekaman suara tersebut, yaitu:

“Assalamualaikum saudara-saudara ku, ini Andre. Aku baru dapat kabar dari Sekda Provinsi (Babel), beliau dapat data resmi dari BKMG yang memperkirakan kalau Gunung Krakatau akan ada letusan yang mengakibatkan gempa dalam waktu dekat, belum tahu apakah hari ini atau beberapa hari atau beberapa minggu ke depan. Besarnya gempa itu di atas 8 skala ritcher. Yang perlu diingat, gempa di Liwa itu 6,5 (SR), nah yang ini di atas 8 (SR). Artinya, keluarga kita yang ada di deket sekitaran pantai mohon diingatkan, karena sekarang ini sekda sudah memerintahkan instansi terkait, seperti BPBD untuk menentukan koordinat titik penyelamatan. Jadi minta tolong disampaikan ke keluarga kita yang ada di bawah. Kalau 8 SR itu, mungkin kalau 6,5 Liwa hancur, mungkin kalau 8 SR metro ada yang retak-retak bangunannya, jadi mohon ditindaklanjuti karena ini bukan hoaks tapi data resmi. Mudah-mudahan perkiraan salah, tapi ini perkiraan resmi dari BKMG, informasinya dari sekda Provinsi, hari ini sore tadi.”

Sekda Geram
Terkait kabar hoaks itu, Sekda Babel, Yan Megawandi tampak geram. Terlebih, Yan merasa namanya telah dicatut atas penyebaran kabar bohong tersebut.

“Saya akan laporkan hal ini ke polisi. Kami berharap pelakunya bisa segera dilacak dan ditemukan. Hoaks seperti ini musuh bersama kita dan harus ditindak tegas,” kecam Yan.

Komentar

BERITA LAINNYA