oleh

Wakil Gubernur Abdul Fatah Jelaskan IBI dan Pemerintah Adalah Suatu Sistem yang Berkesinambungan

PANGKALPINANG – Hambatan-hambatan yang dihadapi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ini harus bisa kita minimalisir, mulai dari pemerintah pusat, pemprov hingga kota/kabupaten masing-masing berbagi peran sehingga terlihat sebagai suatu system yang berkesinambungan.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Kep. Bangka Belitung, Abdul Fatah, saat menjadi narasumber pada acara talk show di TVRI Bangka Belitung, Selasa (18/02/2020). Talk show ini juga mengundang Agus Sukiswo, Inspektur Utama BKKBN dan Nurita, Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia Bangka Belitung (PD IBI). Acara yang dipandu oleh Virgi Randa ini mengangkat tema ‘Baksos IBI KB Kesehatan, Akselerasi Wujudkan SDM Unggul’.


Loading...

Wakil Gubernur Abdul Fatah juga menjelaskan upaya untuk mendapatkan data kependudukan yang benar, yang bisa terinformasikan setiap saat, sehingga ketika IBI melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) dapat tepat sasarannya. Untuk itu, Pemprov. Kep. Bangka Belitung pada 2020 ini akan melakukan terobosan baru yakni mengupgrade kembali kader-kader dasa wisma yang kemudian akan mendata keluarga di lingkungannya.

Sebagai salah satu bentuk dukungan dari Pemprov. Kep. Bangka Belitung berupa dukungan dari segi regulasi dengan menetapkan Peraturan Daerah, Peraturan Gubernur, dan Surat Edaran terkait pelaksanaan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) ini.

Komentar

BERITA LAINNYA