oleh

Upaya Sentra Gakkumdu Usut Isu Rp 5 Miliar, Cari Buyung ke Belitung

*Isu Terbaru, yang Minta Rp 5 M Bukan Ketua KPU Babel?
*Soal Kotak Suara yang Dibuka, Memang Tak Dikunci Sebelum Pencoblosan?
MESKIPUN upaya pengecekan rekening Ketua KPU Bangka Belitung (Babel) Fahrurrozi alias Ojik dan istri batal, namun upaya Sentra Gakkumdu mencari kebenaran materi atas dugaan permintan uang Rp 5 Miliar ke salah satu Paslon untuk dimenangkan, tetap berlanjut.  Bahkan pengusaha Edi Yusuf alias Buyung dicari hingga ke Belitung.
—————
PENYELIDIKAN  ke Belitung ini salah satu upaya untuk meminta klarifikasi DARI Buyung, karena undangan yang disampaikan sebanyak 3 kali  oleh sentra Gakkumdu Babel tidak digubris.

Ditegaskan Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran yang memimpin penyelidikan tersebut didampingi Kasubag Hukum Bawaslu Babel, Yaumil serta Kasubdit Kriminal Umum AKBP Erwin Siboro, langsung mendatangi kediaman Buyung. Namun Buyung ternyata sedang berada di luar kota.  Meski mendapatkan informasi yang bersangkutan tidak berada di tempat, Sentra Gakkumdu Babel tetap mendatangi kediamannya yang diterima sanak keluarganya.

Loading...

“Kita menjalankan prosedur yang ada. Kita sudah mengundang sebanyak 3 kali. Begitu juga untuk kita minta klarifikasi di Sentra Gakkumdu kabupaten Belitung juga tidak ada, sehingga kita mendatangi rumahnya. Jadi, hanya untuk meminta klarifikasi dan menjalankan tugas yang memang harus dilakukan Sentra Gakkumdu,” ujar Zulterry.  “Di Pangkalpinang, kita tetap akan kroscek rekening menunggu ketua KPU Babel, sementara saksi awal memberitakan informasi itu kita hadirkan, tidak bisa hadir. Telusuri rumahnya kosong. Surat sudah kita masukkan. Informasi awalnya, katanya ketua KPU minta Rp5 miliar untuk memenangkan salah satu Paslon,” ujarnya.

Komentar

BERITA LAINNYA