oleh

Udara Kota Mulai Tercemar

CERAH berawan cuaca Pangkalpinang, Senin (16/9) kemarin tampak beda dari biasanya. Meski samar-samar, langit ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ini mulai tercemar kabut asap.

—————–

Loading...

ASAP yang disebabkan kebakaran lahan itu belum termasuk dalam kategori gawat, karena kepekatannya belum mengganggu jarak pandang. Hanya saja, hal ini perlu diwaspadai oleh para orang tua untuk mengurangi waktu main anak-anak di luar rumah.

Peringatan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Babel drg. Mulyono Susanto kepada wartawan. Sejatinya, menurut Mulyono, asap mengelilingi Pangkalpinang ini masih di bawah berbahaya, namun rentan untuk kesehatan anak.

“Memang belum berbahaya, di sini asap pekat masih terlokalisir, contohnya asap pekatnya hanya di suatu tempat yang ada kebakarannya saja. Namun kita lihat ada peningkatan kasus penderita ISPA, jantung dan paru-paru, apalagi pada anak yang sangat rentan. Makanya ini harus hati-hati, kalau bisa kita minta untuk mengurangi aktifitas di luar rumah,” imbaunya.

Mulyono mengatakan, pihaknya terus memantau kondisi udara di Babel. Bahkan pihaknya sudah berkirim surat ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) untuk mengukur kadar asap di Pangkalpinang.

Komentar

BERITA LAINNYA