oleh

Tipikor Beasiswa Bangka, Mahasiswa: Kadis Bilangnya Jangan Diperpanjang?

MESKI tak terkuak di dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), namun dalam kesaksian mahasiswa yang beasiswanya diduga ditilep terdakwa, justru terungkap atasan terdakwa yaitu Kepala Dinas Pendidikan Nasional Bangka waktu itu, Padli, tahu bahwa hak para mahasiswa itu ‘tak sampai’.

————————–

Loading...

“PAK Padli (Kadis Diknas waktu itu.red) bilang soal hutang itu dia gak bertanggung jawab, Diknas juga gak bisa bayar. Dia bilang jangan lagi diperpanjang dan anggap selesai,” ungkap Andre, kemarin.

Kemarin (3/12), Pengadilan Tipikor Pangkalpinang kembali menyidangkan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dana beasiswa untuk mahasiswa STPN (Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional) Yogyakarta.

Dari sinilah terungkap di muka persidangan kalau Sekretaris Diknas Siti Januarsih dan Kadis Padli mengetahui 11 mahasiswa yang disekolahkan itu tidak memperoleh transferan uang biaya hidup sejak Januari hingga Agustus 2017. Padahal dana senilai Rp 40 juta per-mahasiswa sudah dicairkan oleh pihak Diknas.

Mestinya sesuai janji Pemerintah Kabupaten Bangka, melalui Diknas setiap bulan ditransfer Rp 5 juta untuk biaya hidup.

Adapun total biaya hidup yang tak dituntaskan oleh pihak Diknas kepada para mahasiswa saat itu adalah separuh dari total Rp 40 juta, yakni Rp 20 juta.

Komentar

BERITA LAINNYA