oleh

TI Ilegal Perimping Membandel

“Kita meminta kepada penambang jangan melakukan aktivitas penambangan di kawasa-kawasan terlarang, karena harus memperhatikan lingkungan sekitar kita. Bukan sembarangan lokasi bisa dijadikan lokasi pertambangan,” tegas Mulkan.

Mulkan mengaku sangat kesal dan meminta aparat terkait melakukan penertiban. Apalagi setelah mendapat informasi bahwa para penambang melakukan penambangan pasir timah di dekat Jembatan Perimping.

Loading...

Namun pernyataan Mulkan satu bulan lalu ini ternyata tak digubris. Hingga masyarakat Dusun Bergura Desa Riau, Kecamatan Riau Silip, mengadu ke pimpinan DPRD Babel Senin (11/11) kemarin. Dari sinilah giliran Amri Cahyadi angkat bicara.

Amri menyatakan penambangan ilegal di konservasi muara Perimping, makin berani. Setelah sejak 2008 menambang di dalam muara Sungai Perimping, kini penambang telah mendekati Jembatan Perimping. “Jika tidak segera ditindak tegas oleh aparat penegak hukum ini akan beresiko rubuhnya Jembatan Perimping,” sebutnya.

Berhentilah penambang?
Ternyata tidak. Karena hingga kemarin ‘suara nyaring’ di TI Perimping masih tetap berdenging. (red)

Komentar

BERITA LAINNYA