oleh

Tengkorak dan Tulang Rusuk!

*Kerangka Ikan Dugong Gagal ke Thailand
SEJUMLAH pihak terkait berhasil gagalkan dugaan penyeludupan kerangka ikan Dugong. Informasi penyelundupan ini berawal dari petugas AVSEC Angkasa Pura II Bandara Depati Amir, Rabu (19/2). Setelah mendapati barang yang dicurigai akan dikirim ke Thailand dengan jasa Pos, AVSEC kemudian menghubungi Balai Karantina Pertanian Kelas II, Pangkalpinang.

————–


Loading...

KEPALA Balai Karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang, Saifuddin Zuhri mengatakan, informasi ini diketahui sekitar pukul 16.25 di gudang kargo Bandara Depati Amir. Petugas AVSEC AP II yang bertugas di X-Ray kargo Bandara Depati Amir mencurigai paket yang dibungkus dengan karung dan kardus yang akan dikirimkan ke Thailand oleh jasa pengiriman melalui penerbangan Lion air JT 619. Karena diduga ada benda yang berasal dari benda hidup di sebuah paket, petugas AVSEC menghubungi petugas karantina pertanian untuk melakukan pemeriksaan.

“Setelah terima laporan AVSEC kita tindaklanjuti, lakukan pemeriksaan lebih lanjut membawa barang itu ke kantor. Kecurigaan awal kita tulang gajah setelah koordinasi pihak terkait ternyata ini bukan kepala gajah tapi ikan Dugong,” jelas Zuhri.

Dari hasil koordinasi dinyatakan kerangka itu merupakan satwa yang dilindungi. Kemudian pihaknya menyerahkan ke BKSDA untuk tindak lanjut.

“Arahnya kemana menunggu proses lebih lanjut. Nanti juga kita akan tindak lanjuti alamat pengirim,”tukasnya.
Setelah diamankan dilakukan serah terima barang hasil pengamanan di kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang. Dari dokumen awal, keterangan dokumen pengiriman paket tertera Dried Squid dan fish bone seberat 10 Kg.

Setelah pemeriksaan lebih lanjut, dari paket itu petugas menemukan 1 set tulang tengkorak hewan dan 14 buah tulang rusuk. Didalam paket box itu juga ditemukan barang berupa cumi kering. Untuk memastikan kebenaran jenis tulang serta tengkorak tersebut mereka berkoordinasi dan bekerjasama dengan BKSDA dan Yayasan ALOBI.

Komentar

BERITA LAINNYA