oleh

Tarmizi Optimis Menang

*Sengketa Lahan SMAN 2 Mendobarat
*Yakin Linda Tidak Akan Robohkan
Bupati Bangka, Tarmizi Saat akhirnya angkat bicara terkait polemik lahan SMAN 2 Mendobarat yang diputus Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat milik penggugat Linda Febrianti.  Ia tidak menampik adanya kelalaian dalam penyiapan dokumen untuk lahan SMAN 2 Mendobarat.

TARMIZI yang sudah lama menunggu awak media menanyakan hal ini kepadanya menyatakan, Pemkab Bangka akan menunggu proses hukum dan apapun yang diperintahkan Pengadilan.  Sebagaimana diketahui, sekarang ini sedang proses banding di Pengadilan Tinggi Bangka Belitung oleh Pemkab Bangka melalui Jaksa Pengacara Negara pada Kantor Kejaksaan Negeri Bangka.

Loading...

“Sudah saya tunggu wartawan nanyakan masalah ini. Kita ikuti saja proses hukumnya. Apapun yang diperintahkan Pengadilan kita akan ikuti tentu kita punya hak banding.  Kalah dibanding, kita kasasi. Kalah dikasasi kita nanti peninjauan kembali.  Kalah pada final kita harus bayar, kita bayar.  Tetapi saya masih yakin, karena saya diyakini oleh Sekda saya, Kabag Pertanahan, dan kepala dinas kita pasti menang. Masa bupati tidak percaya dengan bawahannya.  Jadi kita proses banding lah.  Kalau teledor bupatinya teledor.  Tidak hanya salah anak buah saja.  Ikan ini kan nusuknya dari kepala bukan dari buntut kan,” tegasnya kepada sejumlah wartawan, Sabtu (12/11) lalu.

Ia menceritakan sedikit sejarah pembangunan SMAN 2 Mendo Barat yang awalnya ada masyarakat datang minta dibuatkan sekolah.  Saat itu masyarakat mengajukan surat kepada Pemkab Bangka, dan Pemkab Bangka sanggup untuk membangun, namun Pemkab tidak memiliki anggaran untuk lahan. Masyarakat pun melakukan hibah atas lahan tersebut.  Setelah diurus oleh tim yang turun langsung ke lapangan sampai dilakukan peletakan batu pertama hingga pembangunan gedung SMAN 2 Mendobarat.

“Jadi masyarakat ajukan surat ingin minta buat SMA.  Kita zaman pak Eko ada program, dulu orang yang cari sekolah.  Sekarang sekolah cari masyarakat. Oke diajukan, saya bilang kita tidak punya dana tidak punya anggaran untuk lahan, tapi untuk pembangunan kita siap.  Masyarakat bilang ada pak.  Mana suratnya saya bilang. Pak dedi dan Rafizi turun dan cek suratnya cek hibahnya. Tidak ada masalah, turun tim tidak ada masalah. Udah kita anggarkan. Peletakan batu pertama pembangunan jalan seperti biasa,” kisahnya.

Komentar

BERITA LAINNYA