Demokrasi Jorok

*Oleh: Ahmadi Sopyan — Penulis Buku / Pemerhati Sosial DEMOKRASI jorok adalah mulut berteriak tentang pembangunan, tapi tangan dan kaki merobohkan pondasi

Nyuntel

Oleh: Ahmadi Sofyan – Penulis Buku / Pemerhati Sosial SUDAH terjadi di negeri kita ini apa yang pernah dikhawatirkan oleh Rasulullah SAW:


Jen Dak Retak

Oleh: Ahmadi Sopyan – Penulis Buku / Pemerhati Sosial — ADA yang berilmu tapi menyesatkan, ada yang bodoh tapi berkoar-koar merasa benar

Gara-Gara Jadi Caleg

Oleh: AHMADI SOPYAN – Penulis Buku / Pemerhati Sosial MUSIM Pemilu seperti ini, ternyata ada kebebasan yang terenggut, dari mulai tak tersalurkannya

Pemilu Itu…

Oleh: Ahmadi Sopyan – Penulis Buku / Pemerhati Sosial Budaya — PEMILU itu untuk mendewasakan kita semua. Dewasa dalam perbedaan pilihan, bukan

Demokrasi Sambel Belacin

Oleh: AHMADI SOPYAN Penulis Buku / Pemerhati Sosial Budaya DEMOKRASI dalam kekuasaan itu dinikmati sebagaimana melahap sambel belacin. Santai, fokus dan dalam

Senyum Caleg

Oleh: Ahmadi Sopyan – Penulis Buku / Pemerhati Sosial — RASA-RASANYA tak salah kalau Walikota Pangkalpinang pas bertepatan musim Pemilu meresmikan slogan

Mak

Oleh: AHMADI SOPYAN – Penulis Buku/Pemerhati Sosial Budaya TANGGAL 22 Desember, kita peringati sebagai Hari Ibu. Bagi saya pribadi, Mak (Ibu) adalah

Otak-Otak & Politik “Utek-Utek”

Oleh: AHMADI SOPYAN – Penulis Buku/Pemerhati Sosial Budaya — PESTA demokrasi seharusnya menyehatkan dan menyenangkan sebagaimana kita menikmati Otak-Otak, sehingga tak perlu

Maulid Nabi & 18 Tahun Babel

Oleh: Ahmadi Sofyan – Penulis Buku / Pemerhati Sosial MAULID Nabi Muhammad SAW tahun ini nampak sangat spesial bagi masyarakat Kepulauan Bangka

Mak Erot dan Politik 2019

Oleh: AHMADI SOFYAN – Penulis Buku / Pemerhati Sosial SEMAKIN mendekati Pemilu 2019, semakin banyak bermunculan Mak Erot – Mak Erot politik.

JT-610, Berimbai Aek Mata

Oleh: AHMADI SOPYAN – Penulis Buku/Pemerhati Sosial TAK ADA yang lebih baik untuk kita lakukan selain do’a dan sholat gaib kepada seperadik-seperadik

Mantak

Oleh: AHMADI SOFYAN – Penulis Buku / Pemerhati Sosial KARENA ilmu, pengalaman, wawasan dan iman yang “AGIK MANTAK”, maka bermunculan manusia-manusia berperilaku