oleh

Staf Khusus Gubernur Dibayar Kalau Ada Laporan

*Kabiro Umum Minta Maaf Salah Data
Babelpos.co  PANGKALPINANG – Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ellyana memberikan klarifikasi terkait fungsi staf khusus Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang menjadi sorotan DPRD Babel. Honorarium yang diterima oleh para staf khusus mulai Rp7,5 juta hingga Rp15 juta terkesan mubazir di tengah kondisi keuangan Pemprov Babel yang defisit.

Ellyana menerangkan bahwa Gubernur Babel melakukan evaluasi secara berkala apa saja yang sudah dikerjakan staf khusus untuk membantu gubernur. Mereka wajib membuat laporan rutin. Tanpa laporan tersebut, honorarium mereka tidak bisa dicairkan.

loading...

“Mereka itu tiap bulan memang harus memberikan laporan ke kita, apa yang mereka kerjakan. Tugas mereka itu kan tugas langsung dari gubernur. Misalnya, menjembatani pertemuan Pemprov Babel dengan kementerian, tergantung tupoksi masing-masing. Dan, mereka wajib memberikan semacam laporan, apa yang sudah dilakukan. Saya sendiri hanya mengadminitrasikan saja, kalau lengkap kita bayar honornya,” terangnya kepada Babelpos di ruang kerjanya, Jumat (12/10).

Disinggung soal kontribusi yang dipertanyakan legislatif, Ellyana menerangkan bahwa kinerja staf khusus gubernur tidak terbatas pada hari dan waktu. Mereka siap sedia ketika dimintakan bantuannya.

“Misalnya, Pak Norman (staf khusus bidang keuangan, red) yang mengawal sistem keuangan kita, dia kapan saja bisa kita mintakan bantuannya. Karena, di Pemprov ini kan ada ruang untuk staf khusus. Begitu juga Pak Zaidan bidang hukum, kalau ada hal yang ingin kita tanyakan soal hukum bisa tanya ke dia,” ujar Ellyana.

Komentar

BERITA LAINNYA