oleh

Soal Papua, RI Ingatkan Inggris

“Sekarang arahnya proses ke arag penetapan DPO. Namun, untuk sementara kami berupaya melakukan pendekatan kepada keluarga agar VK bisa kembali ke Indonesia,” ujar Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, di Mapolda Jatim, di Surabaya, Jatim, Sabtu (7/9).

Polisi telah mendatangi rumah VK. Yakni di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Kedatangan polisi untuk menyerahkan surat panggilan sebagai tersangka. Namun, upaya itu belum membuahkan hasil. “Polisi berharap pihak keluarga bisa membantu kami. Sehingga VK bisa pulang dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum,” imbuhnya.

Loading...

Polda Jatim, lanjutnyam sudah meminta bantuan Divhubinter Mabes Polri untuk memudahkan penangkapan dan membantu konfirmasi kepada negara tempat Veronica bersembunyi. “Kami juga sudah bekerja sama dan koordinasi dengan Badan Intelijen Negara (BIN), Interpol, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), termasuk Ditjen Imigrasi,” jelasnya.

Untuk mempermudah upaya ini, polisi meminta bantuan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi mencekal dan mencabut paspor Veronica. “Kami sudah membuat surat kepada Imigrasi untuk bantuan pencekalan dan pencabutan paspor tersangka,” ucapnya. Kuasa hukum Komite Nasional Papua Barat (KNPB) tersebut diduga saat ini berada di salah satu negara tetangga Indonesia. Veronica sekarang tinggal dengan suaminya di negara tersebut. Suaminya merupakan warga negara asing yang juga penggiat LSM.

Dari pengembangan penyelidikan, polisi berhasil melacak dua nomor rekening Veronica Koman. Baik yang di Indonesia maupun di luar negeri. Veronica diketahui mendapat beasiswa dari Indonesia untuk mengambil program S2 bidang hukum. “Karena tersangka ini menjadi target utama di Jatim untuk bisa mengungkap kasus di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya,” pungkas Luki

Komentar

BERITA LAINNYA