oleh

Soal Papua, RI Ingatkan Inggris

“Pemerintah Indonesia, termasuk KBRI di London dan semua perwakilan Indonesia di luar negeri, tentu saja aktif meluruskan berbagai berita hoaks yang disebar mereka. Umumnya, mereka menggunakan platform media sosial,” jelas Rizal.

Penyebaran hoaks dan propaganda tidak berdasar oleh kelompok yang menamakan dirinya ULMWP itu tidak lagi spesifik di wilayah negara tertentu. Namun, karena bantuan media sosial, berita-berita palsu itu dimaksudkan untuk menipu siapa saja. Menurut Rizal, Pemerintah Inggris berkali-kali menyampaikan dan menegaskan dukungannya terhadap integritas wilayah Indonesia. Inggris menyatakan Papua serta Papua Barat adalah bagian sah dan tidak terpisahkan dari NKRI.

Loading...

“Ada juga kelompok kecil masyarakat lainnya, seperti di Oxford, yang pro mereka. Kami di KBRI terus memberikan informasi yang akurat mengenai kondisi sebenarnya dan berbagai kemajuan di Papua. Seperti pembangunan, peningkatan HDI, kebijakan satu harga, pembangunan jaringan listrik dan infrastruktur, pungkasnya.

Polisi Akan Terbitkan DPO
Aparat kepolisian masih terus berupaya menghadirkan Veronica Koman (VK). Dia kini sudah menjadi tersangka kasus dugaan hoaks asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur. Dalam waktu dekat, Polda Jatim akan menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO). Selain itu, polisi juga meminta Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi mencabut paspor Veronica yang saat ini diketahui berada di luar negeri.

Komentar

BERITA LAINNYA