oleh

Soal Papua, RI Ingatkan Inggris

INDONESIA mengingatkan pemerintah Inggris terkait ada warga negaranya yang berusaha mengganggu stabilitas di Papua. Orang yang dimaksud adalah Benny Wanda. Laki-laki asal Papua itu kini diketahui berstatus sebagai warga negara Inggris. Dia adalah provokator di balik aksi demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat.

——————–

Loading...

“UNTUK itu, Indonesia melalui KBRI, perlu mengingatkan pemerintah Inggris. Jika ini terus dibiarkan terus, orang tersebut bisa mengganggu hubungan baik antara Indonesia -Inggris, kata Dubes RI untuk Kerajaan Inggris, merangkap Irlandia dan International Maritime Organization (IMO), Rizal Sukma, Sabtu (7/9).

Menurutnya, setelah mendapat suaka dari Inggris tahun 2003, Benny Wanda menjadi warga negara Inggris. Pemerintah Indonesia saat itu menyesalkan dan protes terhadap keputusan Inggris memberikan suaka kepada Benny. Terlebih, suaka itu diberikan kepada seseorang yang dalam status buron, karena lari dari proses hukum di Indonesia.

Benny Wanda lari terjadi pada 7 Desember 2000 saat terjadi kerusuhan, pembakaran ruko dan penyerangan oleh sekelompok massa terhadap Mapolsek Abepura. Korban dua orang polisi meninggal dan tiga orang polisi luka-luka. Pada 6 Juni 2002, BW ditangkap atas dugaan sebagai aktor intelektual dan menggerakkan massa dalam kasus penyerangan tersebut.

Pada 27 Oktober 2002, Benny melarikan diri dari Lapas Abepura. Pelarian Benny difasilitasi oleh aktivis Kemerdekaan Papua Barat. Yakni dengan cara diselundupkan melalui perbatasan ke Papua Nugini (PNG). Selanjutnya, Benny diduga dibantu LSM Inggris melarikan diri ke Inggris. Pada 2003 yang bersangkutan diketahui berada di Inggris dan memperoleh status sebagai pencari suaka.

Komentar

BERITA LAINNYA