oleh

Soal 10% Saham Babel di PT Timah Tbk, Sudah Disetujui Jokowi

“PERJUANGAN panjang nan terjal akhirnya membuahkan hasil. Presiden Jokowi telah menyetujui saham Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sebesar 10% di PT Timah Tbk. Diperkirakan skema pemberian sahamnya sama dengan skema yang diperoleh Provinsi Papua di PT Freeport Indonesia. Bahkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan ikut serta format yang dipakai oleh Babel untuk mendapatkan saham di PT Bukit Asam Tbk. Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah kepada penulis minggu lalu.”

Oleh: Safari Ans – Salah Satu Tokoh Pejuang Pembentukan Provinsi Bangka Belitung

Loading...

MASYARAKAT Serumpun Sebalai boleh bernafas lega. Perjuangan memperoleh saham 10% di PT Timah Tbk ternyata tidak seberat menjadikan Babel sebagai provinsi yang membutuhkan tiga generasi baru diperbolehkan menjadi provinsi tersendiri lepas dari Provinsi Sumatera Selatan. Setidaknya angin segar itu penulis terima dari Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah minggu lalu melalui telepon. Bahkan Provinsi Sumatera Selatan menurut Wagub juga ikut format Babel untuk memperoleh saham yang sama di PT Bukit Asam Tbk. Sebuah BUMN yang memang menguasai konsesi tambang batubara terbesar di Sumatera Selatan.

PT Timah Tbk dan PT Bukit Asam Tbk memiliki holding company yang sama, yakni PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero atau sering disingkat PT Inalum (Persero). Sahamnya 100% dimiliki oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT Inalum (Persero) merupakan perusahaan induk dari perusahaan tambang milik Pemerintah Pusat. PT Inalum (Persero) memiliki perusahaan operasional tambang timah PT Timah Tbk, perusahaan tambang batubara PT Bukit Asam Tbk, perusahaan tambang emas PT Aneka Tambang Tbk, perusahaan tambang tembaga dan emas PT Freeport Indonesia.

Menurut Wagub Babel itu, semua persyaratan administrasi telah dipenuhi oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Semua administrasi sudah selesai sesuai yang diminta oleh Pemerintah Pusat. Prosesi secara keseluruhan pengukuhan saham Babel 10% di PT Timah Tbk itu berada dalam kendali Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sesuai perintah Presiden Jokowi waktu bertemu dengan Gubernur dan Wagub Babel belum lama ini. Bahkan dikabarkan, Pemprov Babel tinggal menunggu panggilan dari Moeldoko sesuai dengan perintahnya.

Komentar

BERITA LAINNYA