oleh

Sikat Cukong & Penampung!

*DPR RI Bawa Bentrok Sijuk Belitung ke Kapolri
*Sarif Sudding: Polisi Pasti Tahu Siapa Cukongnya
*Kapolda: Semua Sedang Kita Dalami

PROSES penegakan hukum terkait bentrok di penambangan ilegal Desa Sijuk, Belitung, diminta secara komprehensif. Jangan hanya memproses penambang kelas teri, tapi sikat juga pemodal dan penampung timah ilegal tersebut.

Loading...

——————

HAL ini dikemukakan anggota Komisi III DPR RI saat kunjungan kerja spesifik masa persidangan 1 tahun 2019-2020 di Bangka Belitung, yang berlangsung di Gedung Tribrata Mapolda Bangka Belitung, kemarin (15/11).

“Yang menjadi pertanyaan besarnya terjadinya penambangan di hutan lindung (HL) Sijuk itu selama ini kenapa sampai dibiarkan aparat penegak hukum? Kenapa Polisi setempat terkesan membiarkannya? Kan jadi pertanyaan. Kalau sudah terjadi kerusuhan seperti ini, baru terungkap semuanya. Jadi penegak hukum itu kita minta harus tegas, jangan lagi ada yang bermain di sini,” kata salah satu anggota Komisi III, Sarifuddin Sudding.

“Dalam proses penegakan hukum kita meminta supaya jangan ikan terinya saja yakni masyarakat kecil yang panas-panas menambang itu dihukum. Tetapi siapa pemodal mereka? Siapa penampung? kemana timah ilegal itu diolah? Itu semua harus diproses hukum, harus tegas itu. Polisi sendiri pasti tahu siapa-siapa yang bermain dan cukongnya di situ?” ucap politisi PAN itu.

Sudding mengatakan soal pertambangan ilegal, semua sudah tahu sama tahu. Ada keterlibatan banyak oknum dan kepentingan sesaat pihak-pihak tertentu. Sementara rakyat kecil terutama penambang tetap hidup sulit. “Hasil dari pertambangan ilegal seperti ini yang nikmatinya tetap saja ke oknum, pemilik modal dan cukongnya, penampung. Ini semua sudah tersistematis, sementara negara sama sekali tak diuntungkan,” ujarnya.

Komentar

BERITA LAINNYA