oleh

Siapa ‘Sales’ Tanah RTH?

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) perkara korupsi oleh Pidsus Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung atas penjualan lahan ruang terbuka hijau (RTH) yang terletak di Jerambah Gantung, Kelurahan Selindung, Kota Pangkalpinang, masih terus berlangsung. Tampaknya, pendalaman yang tengah dilakukan mengarah ke siapa ‘sales’ jual beli tanah milik negara itu?

Rencananya pemeriksaan kemarin terhadap Setio Gustiawan. Tetapi PNS yang berdinas di Kantor Kementrian Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Bangka Belitung tersebut tak hadir. “Dia gak hadir. Mestinya jadwal pemeriksaan terhadap dirinya,” kata kasi penyidikan Wilman Ernaldy kepada harian ini.

Loading...

Setio Gustiawan sendiri dalam surat tanah nomor 156/SKPFAT/KFC.GBK/VII/2014 yang ditandatangani lurah Selindung Efendi dan diketahui oleh camat Gabek Suwito Agussalim pada 31 Desember 2014 tercantum dalam perbatasan tanah milik M Rivai. Tepatnya berbatasan di bagian Barat. Pemilik perbatasan lainya juga sudah terlebih dahulu menjalani pemeriksaan yakni Ari Primajaya yang berbatasan di sebelah Timur. Selatan Rahardhi Perdana. Terakhir Teguh Prayitno berbatasan sebelah Utara.

Nama Setio Gustiawan sendiri dalam pusaran kasus ini sangat menyita perhatian. Pasalnya dia disebut-sebut memiliki peran strategis.

Bahkan Wilman sempat mengungkap salah satu temuan penyidik atas awal keberadaan surat tanah milik, M Rivai. Dimana Rivai membuat surat tanah tersebut setelah ditawarkan oleh PNS Setio Gustiawan.

“Rivai itu mengklaim dirinya memang mengolah tanah tersebut tetapi entah sejak kapan. Dia mengklaim tidak tahu itu RTH. Lalu ditawarkan oleh Setio kepada Rivai untuk membuat surat tanah. Tetapi setelah selesai ternyata surat tersebut tidak teregister dan banyak yang salah,” kata Wilman.

Komentar

BERITA LAINNYA