oleh

Samsul Bahri Tidak Memenuhi Syarat Untuk Ditetapkan Sebagai Calon Terpilih

“Saya gugat keputusan KPU Bangka Selatan. Langkah ini saya tempuh setelah keluarnya keputusan KPU Bangka Selatan tentang penetapan calon terpilih. Saat ini, saya masih menunggu keputusan itu,” kata Samsul Bahri.

Menurut Samsul, pokok permasalahan yang dipermasalahkan terhadap dirinya itu adalah menggunakan kendaraan dinas (Randis) saat menghadiri kegiatan kampanye Caleg DPR RI partai Gerindra, Kobalen di Desa Serdang, beberapa waktu lalu dan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat Desa Serdang terkait permasalahan tapal batas atau lahan antar Desa di Kecamatan Toboali.

Loading...

“Saya akan melaporkan KPU ke DKPP termasuk Bawaslu yang tidak paham hukum dengan keputusan melakukan pelanggaran kampanye. Seharusnya pelanggaran administrasi bukan tindak pidana Pemilu,” tegas anak buah Prabowo itu.

Samsul menilai Bawaslu sudah berbuat zalim terhadap dirinya serta tidak netral dan tidak paham hukum yang mempermasalahkannya menggunakan kendaraan dinas (Randis) saat menghadiri kegiatan kampanye Caleg DPR RI partai Gerindra, Kobalen sembari menyerap aspirasi masyarakat Desa Serdang terkait tapal batal antar Desa.

Komentar

BERITA LAINNYA