oleh

Saham Babel di Timah Mutlak

Oleh: Safari Ans – Salah Satu Tokoh Pejuang Pembentukan Provinsi Babel —

“TIDAK ada pilihan lain selain Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dapat saham 10% di PT Timah Tbk. Babel harus berani menolak solusi lain. Menaikan royalti timah bukan pilihan. Tidak ada pilihan. Presiden Jokowi saatnya berikan saham kepada Babel. Karena masyarakat Babel sudah dua kali memenangkan Jokowi.”

Loading...

—————————

KETIKA penulis bertemu Gubernur Babel Erzaldi Rosman di Jakarta Minggu (4/08/2019) petang, penulis sempat menanyakan bagaimana hasil pertemuannya dengan Kepala Staf Kepresiden Moeldoko. Gubernur Babel mengatakan, bahwa Moeldoko akan mengadakan rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri ESDM, dan Kementerian BUMN dalam waktu dekat ini untuk mengabulkan permintaan saham Babel 10% di PT Timah Tbk.

Namun dalam percakapan itu masih terbuka kemungkinan lain. Atau solusi lain seperti menaikan royalti. Kini Babel tidak dalam posisi menerima solusi lain, selain menerima saham 10% pada PT Timah Tbk. PT Inalum sebagai holding company PT Timah Tbk harus berlaku adil terhadap daerah. Masak Provinsi Papua diberi saham 10% di PT Freeport Indonesia. Sedangkan Provinsi Babel tidak. Asas keadilan dan kepatutan dalam hal ini berlaku. Itu sebuah konsekuensi yang harus ditanggung PT Inalum yang telah memberikan preseden.

Ada beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan Pemerintah Pusat memberikan saham 10% PT Timah Tbk kepada Pemprov Babel. Setidaknya ada tujuh belas alasan Babel harus punya saham 10% di PT Timah Tbk yang tidak bisa terbantahkan. Alasan ini bersifat mutlak.

Komentar

BERITA LAINNYA