oleh

RZWP3K Tak Berubah, Didit: Aspirasi Dicatat & Diteruskan ke Kementerian

KETUA DPRD Bangka Belitung (Babel) Didit Srigusjaya, menegaskan draf sementara Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) tetap seperti yang dihasilkan Panitia Khusus (Pansus), tanpa ada perubahan.

—————

Loading...

MESKI demikian, pihak tetap akan menyampaikan aspirasi yang dicatat DPRD Babel kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Demikian ditegaskannya, Selasa (31/12).

“Sekarang ini kita tidak akan mengubah. Domain (RZWP3K) juga ada di kementerian, bukan kita. Tapi aspirasi yang disampaikan masyarakat saat aksi kemarin akan kita lanjuti di kementerian,” jelasnya.

DPRD Babel juga, kata Didit, menyesalkan Raperda RZWP3K ditunda untuk disahkan menjadi Perda sesuai yang dijadwalkan pada 30 Desember 2019. Pasalnya, menurut dia, semakin ditunda sahkannya RZWP3K akan semakin memperlama turunnya dana APBN untuk pembangunan di Babel.

“Perda ini besar manfaatnya selain kepastian hukum. Ini yang kita sesalkan, terus ditundanya pengesahan ini banyak kegjatan dari APBN tertunda. Seperti yang ada di Bangka Barat Rp90 miliar, KIS (kawasan industri Sadai) di Bangka Selatan dan juga di Belitung. KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) juga kuncinya ada di RZWP3K, kalau belum ada, sampaikan pun belum bisa ditetapkan,” ungkapnya.

Adanya pro kontra sendiri, dia menilai merupakan hal yang wajar lantaran ada kepentingan yang tidak terakomodir. Namun “perjuangan” masyarakat yang merasa dirugikan di penetapan RZWP3K ini dapat melakukan upaya hukum dengan melakukan gugatan di Mahkamah Agung (MA).

Komentar

BERITA LAINNYA