oleh

Rumah Nenek 5 Cucu ini Akan Dibedah Irwansyah

Babelpos.co / PANGKALPINANG – Kunjungan Walikota Pangkalpinang non aktif, H Muhammad Irwansyah meninjau rumah-rumah warga yang rusak akibat angin ribut membawa berkah tersendiri bagi Pungut (52) warga Kelurahan Keramat Kecamatan Rangkui, Sabtu (14/1/2017).

Pasalnya, rumah miliknya yang berada di RT 01 RW 01 akan dibedah oleh Irwansyah.

Loading...

Awalnya, Irwansyah meninjau rumah warga yang rusak di depan rumah Pungut. Saat itu, Pungut yang menggendong seorang balita sedang duduk di teras rumah.

Melihat Pungut yang sedang santai, Irwansyah bersama Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Pangkalpinang Mikron Antariksa langsung menghampiri.

“Apa kabar buk? Lagi santai,” tanya Irwansyah sembari menyalami Pungut yang diketahui seorang janda itu.
“Alhamdulillah baik Pak, ya lagi santai nggak ada kerjaan,” jawab Pungut.
Mendengar jawaban itu, Cawagub Babel nomor urut dua ini pun kembali menanyakan pekerjaan Pungut.
“Emangnya ibu kerja apa?,” tanya Irwansyah lagi. “Nggak kerja pak. Saya cuma ngasuh (jaga-red) anak orang, saya hanya seorang janda,” jawab Pungut lagi.

Mendengar cerita Pungut dan melihat kondisi rumah nenek itu yang berdinding papan, Irwansyah langsung berjanji akan membedah rumah nenek bercucu lima itu. Sontak hal itu pun membuat Pungut terkejut.

“Ya insya Allah buk, rumahnya akan kami bedah. Nanti akan diurus Dinsos PPPA Kota Pangkalpinang,” janji Irwansyah yang diamini Mikron Antariksa.

Pungut yang mendengar ucapan politisi PDIP itu pun mengaku senang. Sebab ia sudah lama berharap rumahnya dibedah.

“Alhamdulillah sangat senang kita kalau dibantu. Karena saya sudah lama memimpikannya,” aku Pungut.
Diakui Pungut, sebelumnya tempat tinggalnya sudah pernah didata oleh dinas sosial dan pihak kementerian agar dibangun menjadi rumah layak huni. Hanya saja sampai saat ini, katanya, hanya sebatas pendataan.

“Tapi mudah-mudahan kali ini benar, karena saya tinggal disini sudah 40 tahun. Mau rehab, tapi kita nggak punya uang,” terangnya.

Senada dengan Pungut, Adi (36) anak kedu Pungut menambahkan, sebelumnya pendataan sudah dilakukan sejak 2014 lalu. Terakhir katanya, didata oleh pihak kementerian pada tahun 2016 lalu.

“Jadi kita terima kasih lah kepada Pak Irwansyah, mudah-mudahan rumah orangtua kita segera dibedah,” harapnya.(pas)

Komentar

BERITA LAINNYA