oleh

Riza Herdavid Pastikan Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bersih Korupsi

WAKIL Bupati (Wabup) Kabupaten Bangka Selatan, Riza Herdavid berkomitmen mewujudkan pemerintahan bersih dari korupsi jika nanti terpilih menjadi Bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. Menurutnya korupsi adalah bentuk pengkhianatan atas kepercayaan dan amanah masyarakat.

————

Loading...

KOMITMEN saya jika terpilih menjadi Bupati nanti akan terus mengawal pemerintahan bersih dari tindakan korupsi,” ungkap Riza, Kamis (12/12/2019).

“Saya tidak ingin mengkhianati dan menodai kepercayaan serta amanah masyarakat dengan adanya tindakan korupsi di pemerintahan,” sambungnya.

Lebih lanjut, figur yang dikenal bersih tersebut juga menegaskan tidak akan menoleransi jajarannya yang terlibat dengan tindak pidana tersebut. Ia menilai tindakan korupsi hanya menyengsarakan masyarakat.

“Kasian masyarakat kita jika korupsi terjadi pemerintahan. Korupsi hanya akan menyesarakan kita tidak ada kebaikan di dalamnya,” kata dia.

Tidak hanya itu, ia mengatakan Basel maju akan sulit tercapai jika di pemerintahan terjadi korupsi. Maka dari itu Riza akan berjuang untuk memerangi tindak pidana korupsi jika nanti menjadi Bupati.

“Saya akan terus berjuang memerangi korupsi jika nanti dipercaya kembali oleh masyarakat untuk menjadi Bupati,” tutupnya.

Sontak saja atas pernyataannya, Wabup Riza Herdavid memperoleh dukungan dari Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Basel KH Zahirin Sofian. Kiai Zahirin mengatakan Basel membutuhkan pemimpin bersih agar dapat maju di masa mendatang.

“Basel bisa maju jika pemimpin bersih amanah yang memimpin dan Riza Herdavid kita kenal sebagai pemimpin yang bersih dan Insya Allah amanah kepada rakyat,” tuturnya.

Ia menilai Basel bisa maju jika figur bersih Riza Herdavid menjadi pemimpin di pemerintahan. Maka dari itu ia juga mendoakan agar di Pilkada mendatang Riza Herdavid berhasil meraih kepercayaan masyarakat dan menjadi orang nomor satu di Negeri Junjung Besaoh.

“Saya doakan agar kedepannya Riza Herdavid bisa meneruskan kiprahnya di pemerintahan namun sebagai Bupati,” pungkas Kiai Zahirin.(red)

Komentar

BERITA LAINNYA