oleh

Rio: Mungkinkah BPJS Kesehatan Diganti Jamkesda?

*Solusi Kenaikan Tarif BPJS Kesehatan

PANGKALPINANG – Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady mengaku bahwa sejak resminya naik iuran BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan per 1 Januari 2020, pihaknya banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat. Katanya, atas kenaikan itu membuat masyarakat kian resah.

Loading...

Rio menerangkan, dengan naiknya iuran BPJS tersebut otomatis membuat pengeluaran masyarakat semakin bertambah. Kondisi ini, menurutnya, juga akan membebani masyarakat kurang mampu.

“Banyak keluhan masyarakat yang masuk kepada kami, sehingga kami pikir perlu untuk menyampaikan ini kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi serta pemerintah pusat bahwa kenaikan harga BPJS Kesehatan yang tidak stabil ini akan melihat lemahnya perencanaan pemerintah dalam merancang jaminan kesehatan bagi masyarakat,” ungkap Rio kepada Babel Pos, Minggu (5/1).

Politisi PKS ini menganjurkan, sebaiknya pemerintah daerah melakukan kajian, apakah memungkinkan jika Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) atau BPJS Kesehatan diganti dengan jaminan kesehatan yang lain seperti Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Sebab jika tidak, katanya, hal ini juga akan membebani pemerintah daerah.

Komentar

BERITA LAINNYA