oleh

Ratusan Honorer Pemkot Dirumahkan

*30 Honorer BPBD Diberhentikan
PANGKALPINANG – Ratusan pegawai harian lepas (PHL) atau honorer di lingkungan Pemkot Pangkalpinang saat ini dirumahkan. Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi kinerja para honorer apakah layak atau tidak untuk diangkat sebagai tenaga honorer kembali baik di sekretriat daerah Pangkalpinang maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini disampaikan secara langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil dalam apel mingguan, Senin (6/1) di halaman Gedung Tudung Saji Pangkalpinang.

“Contohnya di BPBD, ada beberapa dirumahkan dan sebentar lagi juga ada beberapa di OPD lainnya yang juga dirumahkan. Tetapi ini dirumahkan, dalam artian bukan berarti diberhentikan. Jadi tolong pahami, karena banyak yang WA (WhatsApp) saja, jadi bukan dirumahkan, tapi akan diseleksi ulang, dilihat komitmen yang bersangkutan,” tegas Maulan.

Loading...

Menurut Maulan yang akrab disapa Molen itu, ada tiga hal yang membuat honorer dirumahkan yang nantinya tidak akan dipekerjakan kembali yakni narkoba, minum-minuman keras dan pergaulan bebas serta jarang masuk alias malas kerja. Jika salah satu di antaranya dilakukan para honorer, dirinya tidak akan memberikan kesempatan untuk kedua kalinya.

“Kalau ketiga ini dilakukan, jangan harap. Saya tidak peduli siapa pun dia, saya intruksikan kepala dinas untuk memberhentikannya. Banyak yang mau kerja. Saya sengaja menyampaikan hal ini secara terbuka, biar tidak ada dusta diantara kita. Saya tidak mau ada yang ngomong dibelakang nantinya,” tegasnya.

Komentar

BERITA LAINNYA