oleh

Puskesmas Tiram Basel Dapat Penghargaan

*Atas Kategori Puskesmas AKI Nol
 *Dari Dinkes Babel
Babelpos.co /TOBOALI -Puskesmas Tiram Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mendapat penghargaan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bangka Belitung (Babel). Penghargaan tersebut diberikan atas kategori puskesmas dengan angka kematian ibu (AKI) nol dari tahun 2013 sampai tahun 2016 yang menandakan adanya peningkatan derajat kesehatan, khususnya diwilayah kecamatan Tukak Sadai.

Kepala Puskesmas Tiram, dokter Rudi Hartono kepada wartawan menyampaikan, tercapainya peningkatan derajat kesehatan tersebut lantaran adanya kesadaran masyarakat mengikuti semua sosialisasi dan pembinaan kegiatan puskesmaas. Selain itu, peran serta dari PKK dan tokoh masyarakat juga mendukung untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat terutama dalam hal kesehatan.

Loading...

“Penghargaan ini diraih berkat kerjasama dari semua pihak dan para bidan Desa serta lintas sektoral di kecamatan Tukak Sadai. Keberhasilan pembangunan sumber daya manusia tidak terlepas dari meningkatnya kesehatan ibu dan bayi baru lahir,” ujar Rudi, Selasa (25/10) siang.

Ia menjelaskan, bahwa dalam membangun sumber daya manusia (SDM) harus dimulai sejak dini, yaitu pada saat janin dalam kandungan sampai masa awal pertumbuhan. Karena menurutnya, bayi yang baru lahir menentukan generasi yang akan datang. Masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI)menandakan rendahnya pemberdayaan perempuan dan terlantarnya kesehatan perempuan.

“Nah, karena itu puskesmas Tiram bersama-sama masyarakat berupaya menurunkan angka kematian ibu dan kematian bayi baru lahir. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan Pemkab Basel melalui Dinas Kesehatan yang terus mensuport puskesmas Tiram, baik dalam hal anggaran maupun penyediaan sarana prasarana,” jelas Rudi seraya mengharapkan untuk kedepan nanti puskesmas Tiram mampu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Kami akan terus berbenah dan akan kembali membuka pelayanan rawat inap sesuai kebutuhan masyarakat,” tuturnya.(tom)

Komentar

BERITA LAINNYA