oleh

Puing Pohon Aren Berhamburan di Kawasan Batu Belimbing

*Pokdarwis Batu Belimbing & Pantai Kelisut Kecewa Atas Kurangnya Rasa Kesadaran Pemborong Proyek
TOBOALI -Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Batu Belimbing dan Pokdarwis Pantai Kelisut, Kampung Lalang Kelurahan Tanjung Ketapang, Bangka Selatan (Basel) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengeluhkan atas kurangnya kesadaran dari pihak pemborong yang mengerjakan proyek pembangunan panggung seni dan pagar di kawasan wisata Pantai Kelisut. Pasalnya, puing-puing pohon aren yang ditebang dibiarkan berhamburan begitu saja di dekat kawasan wisata Batu Belimbing.

Ketua Pokdarwis Batu Belimbing, Adi Sandra sangat menyesali kurangnya rasa kesadaran tentang sapta pesona dari pihak pemborong proyek untuk menjaga lingkungan kawasan objek wisata tetap bersih, asri dan sejuk. Padahal, kata Adi, sebelumnya keluhan itu sudah mereka sampaikan secara langsung kepada pihak pemborong yang mengerjakan proyek pembangunan panggung seni dan pagar. Namun yang sangat disayangkannya keluhan yang mereka sampaikan itu tampaknya tidak begitu digubris oleh pihak pemborong.

Loading...

“Lihat saja puing-puing pohon aren berhamburan di dekat kawasan wisata Batu Belimbing. Sumur air milik warga yang tertimbun puing-puing pohon aren tidak juga dibersihkan. Ini yang membuat kami kecewa sehingga terkesan pihak pemborong hanya mau mencari keuntungan semata dari pembangunan proyek itu tanpa melihat unsur sapta pesona, kearifan lokal dan lain sebagainya,” keluh Adi Sandra kepada babelpos.co, Kamis (25/9/2019).

Menurutnya, kebersihan lingkungan di kawasan wisata merupakan hal yang paling utama dalam unsur sapta pesona. Karena itu, salah satu yang paling menonjol dan terlihat langsung oleh mata para pengunjung saat datang ke tempat wisata.

Komentar

BERITA LAINNYA