oleh

PT Timah Bangun Smelter Baru Berteknologi Ausmelt

JAKARTA – PT Timah Tbk akan mengembangkan teknologi terbaru dalam pengolahan dan pemurnian mineral yakni mengolah ore timah kadar rendah dengan menggunakan teknologi EPCC TSL Furnace Ausmelt 40.000 Crude Tin yang akan dibangun di Muntok Bangka Barat. Pembangunan tanur pengolahan pemurnian dengan kapasitas 40 ribu ton ini akan dikerjakan oleh Wijaya Karya (Wika) yang pembangunannya akan dimulai dalam waktu dekat.

Langkah pembangunan tanur baru dengan teknologi terbaru ini sebagai upaya PT Timah untuk mengolah cadangan tambang perusahaan di masa mendatang. Sebagaimana diketahui, cadangan timah terus berkurang setelah ditambang sejak ratusan tahun lalu.

Loading...

“Hari ini kita sudah kick off meeting dengan Wika untuk pengerjaan proyek EPCC TSL Furnace Ausmelt 40.000 Crude Tin yang nantinya akan dilanjutkan dengan Ground Breaking pada 30 Januari ini,” kata Direktur Operasi dan Produksi PT Timah Tbk, Alwin Albar usai kick off meeting di Kantor Wika Jakarta, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Alwin menyampaikan, jika hanya mengandalkan teknologi yang ada saat ini dengan kondisi cadangan timah aluvial yang sudah berkurang dikhawatirkan ke depan menjadi tidak ekonomis lagi. Dengan teknologi terbaru ini nantinya, bisa beroperasi untuk deposit ore timah batuan inti (primary rock) namun dengan kadar timah yang lebih rendah.

Komentar

BERITA LAINNYA