oleh

Proyeksi Ekonomi Babel 2020

Oleh: Safari Ans
Salah Satu Tokoh Pejuang Pembentukan Provinsi Bangka Belitung

EKONOMI Propinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan mengalami kemajuan yang siginifikan apabila semua komponen di provinsi ini sepakat melakukan beberapa terobosan penting yang bersinergi dengan semua stacke holder ekonomi. Seperti dunia timah dan mineral ikutannya, lada, dan dunia industri. Jika dibiarkan seperti apa yang terjadi tahun 2019 (Babel bersifat pasif), maka jangan harap ekonomi kawasan ini berkembang. Kebijakan ekonomi Babel 2019 bersifat jangka pendek.

Loading...

——————-

DALAM perjalanan ekonomi secara keseluruhan dalam tahun 2019, ekonomi Babel tidak dapat dikatakan bagus. Sejumlah masalah terus mengganjal pertumbuhan ekonomi di Babel. Padahal masalah itu bersifat menahun. Misalnya, Babel belum bisa mematok tarif terendah dan tertinggi harga jual lada.

Padahal panen lada di Babel berkait erat dengan dapur masyarakat pedesaan di Babel. Bahkan bisa dikatakan hanya hasil panen lada yang memiliki dampak secara langsung terhadap perekonomian masyarakat kecil di provinsi ini. Mestinya DPRD dan Pemprov Babel sudah saatnya mematok harga terendah dan tertinggi lada. Tentu menggunakan kajian yang mendalam. Berapa harga terendah lada yang layak, dimana petani lada tidak rugi. Misalnya harga Rp50.000,- per kg disepakati harga BEP (Break Event Point) dimana petani tidak untung dan tidak juga rugi, maka harga terendah lada ditingkat petani disepakati Rp60.000,- sehingga petani ada untung Rp10.000,- per kg. Juga disepakati harga tertinggi Rp 150.000,- per kg.

Komentar

BERITA LAINNYA