oleh

Presiden Tidak Beri Tambahan Waktu untuk Kasus Novel

JANJI untuk menuntaskan kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan kembali dilontarkan pemerintah. Presiden Joko Widodo telah memerintah Kapolri Jenderal Idham Aziz untuk segera mengumumkan hasil penyelidikan.

Perintah tersebut diberikan saat Jokowi bertemu Idham selama 29 menit di Istana Merdeka, Senin petang (9/12). Kapolri, kata Jokowi, menyebutkan bahwa penyidik mendapati temuan-temuan penting. ’’Ada temuan baru yang sudah menuju pada kesimpulan,’’ kata Jokowi di Hotel Mulia, Jakarta, kemarin (10/12).

Loading...

Namun, dia tidak bersedia menyebutkan temuan yang diperoleh penyidik. Dia berdalih itu merupakan kewenangan Polri. Termasuk kapan hasil penyelidikan tersebut diumumkan. ’’Saya tidak kasih waktu lagi. Saya bilang secepatnya segera diumumkan,’’ tegasnya. ’’Kalau saya bilang secepatnya, berarti dalam waktu hari,’’ imbuh mantan wali kota Solo itu.

Di tempat terpisah, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Argo Yuwono optimistis penyidik segera mengumumkan pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap Novel yang terjadi pada 11 April 2017 itu. Penyidik telah memeriksa 73 saksi, mempelajari rekaman CCTV (closed-circuit television), dan menyisir tempat kejadian perkara.

Komentar

BERITA LAINNYA