oleh

PR Berat Tunggu Dua Kajari Baru

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Dua Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) baru dilantik oleh Kajati Babel, Aditia Warman kemarin di Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung. Masing-masing Ari Prio Agung menggantikan Syamsudin sebagai Kajari Pangkalpinang, dan Pramono Mulyo digantikan Safri sebagai Kajari Bangka Selatan.

Ari Prio Agung sebelumnya jabat sebagai kabid hubungan antar lembaga di Penkum Kejaksaan Agung. Sedangkan Safri bertugas di Kejati Bengkulu sebagai jaksa koordinator. Pramono Mulyo sendiri ditugaskan di tempat baru yakni di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Loading...

Dua Kajari baru tersebut di tempat baru masing-masing akan dihadapkan dengan pekerjaan besar. Di Kejaksaan Negeri Pangkalpinang telah menanti setidaknya 3 split perkara Tipikor yang syarat akan perhatian publik. Yakni perkara korupsi SPPD DPRD Kota Pangkalpinang. Ada juga Perintah majelis hakim untuk menjerat tersangka baru yakni bos timah Ahau dan Martin dalam kasus timah Rubasan. Selanjutnya penuntasan nyanyian Beno korupsi Taman Mandara yang menyebut aliran uang mengalir ke mantan Kepala BLH Kota Pangkalpinang Bani Baihaki dan LSM.

Sedangkan di Kejari Bangka Selatan menanti Kajari baru, Safri, untuk bergegas menciptakan produk penyidikan Tipikor dengan kerugian negara besar.

Dorongan ini tentu beralasan mengingat selama ini Kejari Bangka Selatan minim akan produk-produk Tipikor. Adapun yang menjadi juara pertama dan memperoleh penghargaan langsung dari Kajati Aditia Warman beberapa waktu lalu dalam penciptaan produk Tipikor terbesar dan progresif adalah Kejaksaan Negeri Bangka yang dikomando Kajari Supardi dengan kasi pidsus MF Hasibuan.

Sementara Aditia Warman dalam sambutanya meminta agar 2 Kajari baru tersebut sanggup melampaui prestasi lama. Dengan begitu akan menjadi atensi dan penilaian positif pimpinan. “Darah baru tentu semangat baru yang harus mampu mencapai prestasi lebih dari yang lama. Ini yang kita harapkan, dan tentunya masyarakat akan menilai secara langsung,” demikian Aditia Warman.(eza)

Komentar

BERITA LAINNYA