oleh

Pesawat Sriwijaya Air Tak Laik Terbang?

*Rekomendasi Dicueki, 2 Direksi Mundur
*Hubungan Dengan Garuda Putus
*Tunggakan ke BUMN Numpuk

TIDAK didengarkannya rekomendasi dua direksi Sriwijaya Air Group, Direktur Operasi, Capt Fadjar Semiarto dan Direktur Teknik, Romdani Ardali Adang mengambil sikap untuk mengundurkan diri. Sebab maskapai Sriwijaya Air tetap beroperasi.

Loading...

—————–

SEMIARTO mengungkapkan, bahwa dari hasil pemeriksaan internal Maskapai Sriwijaya berada dalam zona merah 4A. Hal itu sudah sangat membahayakan, berada di lampu kuning yang rentan terhadap keselamatan. Dia pun telah mengirimkan surat rekomnedasi untuk tidak beroperasi, namun tidak direspons manajemen yang dipimpin Plt Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson I Jauwena.

BACA: 3 Komisaris Sriwijaya Air Mundur

“Statusnya di angka 4A. Itu di safety manajemen system bahwa warnanya jadi kuning. Karena surat tidak direspons oleh dirut dengan baik, maskapai tetap akan melanjutkan penerbangan normal, Maka kami berdua memutuskan untuk mengundurkan diri,” ujar Semiarto ditemui di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, Senin (30/9).

BACA: Garuda Indonesia Group Putuskan Kerja Sama dengan Sriwijaya Air

Surat rekomendasi itu bernomor 096/DV/INT/SJY/IX/2019 tertanggal 29 September. Direktur Quality, Safety, dan Security Sriwijaya Air, Toto Soebandoro menambahkan, meminta Kementerian Perhubungan untuk menindak Sriwijaya Air agar setop operasi karena demi keselamatan penumpang.

BACA: Sriwijaya Air Group Setop Beroperasi?

“Saya kan sudah bilang, (rekomendasi) ini adalah masukan untuk perusahaan khususnya Plt Presiden Direktur, saya memberikan masukan (Sriwijaya setop operasi) berdasarkan asessment. Ini bolanya ada di presdir,” ujar dia.

Dia mengaku shock atas keputusan yang diambil dua orang direksi yang mundur. Soal kemunduran partnernya, Toto belum mau berkomentar, karena melakukan koordinasi dulu kepada dua rekannya itu.

Komentar

BERITA LAINNYA