oleh

Perimping Luluh Lantak, Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Tercemar Solar

*Warga Dusun Bergura Mengadu ke DPRD Babel
*Hutan Konservasi Perimping Dihajar TI
*Amri: Tidak Mungkin Aparat Tidak Tahu?

SUARA peralatan Tambang Ilegal (TI) di Perimping yang ‘semakin nyaring’ tanpa henti akhirnya membuat anggota DPRD Bangka Belitung (Babel) bersuara. Apalagi kini kegiatan penambangan itu mulai mengancam aset negara, yaitu jembatan di Desa Bergura, Desa Riau, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka.

Loading...

————————–

UNTUK itu, pihak wakil rakyat meminta agar kepolisian benar-benar turun tangan menindak pelaku tambang ilegal itu.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi kepada sejumlah wartawan, Senin (11/11) kemarin sesuai menerima audiensi masyarakat dan aparat Dusun Bergura.

Dikatakan Amri, aktivitas penambangan ilegal di konservasi muara Perimping, makin berani. Setelah sejak 2008 menambang di dalam muara Sungai Perimping, kini penambang telah mendekati Jembatan Perimping. “Jika tidak segera ditindak tegas oleh aparat penegak hukum ini akan beresiko rubuhnya Jembatan Perimping,” sebutnya.

Penindakan pun ditegaskan Amri, bahkan sampai pelaku penampung timah ilegal dari kawasan muara sungai Perimping ini. “Kita minta bukan hanya penambangnya yang ditindak tapi juga para penampung. Tidak mungkin polisi tidak tahu siapa penampungnya. Karena ini barang ilegal otomatis yang menampungnya sama saja dengan penadah. Selidiki itu. Jangan aparat penegak hukum terkesan tutup mata terus,” pinta Amri.

Komentar

BERITA LAINNYA