oleh

Pemborong Pupuk Dituntut Berat!

*Lagi-lagi Dugaan Tipikor di Bangka Selatan
Babelpos.co / PANGKALPINANG – Perkara dugaan korupsi proyek pengadaan pupuk organik Pemkab Bangka Selatan (Basel) tahun 2012 telah memasuki agenda penuntutan di Pengadilan Tipikor kota Pangkalpinang, kemarin. Jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung (Kejati Babel) menuntut 3 terdakwa yakni:  Kartino (PPK) dan Yudhi Irfani (pejabat pengadaan) dengan hukuman 2 tahun dan 6 bulan penjara serta  denda Rp 50 juta dengan  subsider  4 bulan kurungan.

Adapun terdakwa yang paling apes adalah Hambali (pemborong) yang dituntut tinggi dengan hukuman  4 tahun dengan denda Rp 50 juta subsider 4 bulan kurungan. Tak cukup disitu, Hambali diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara senilai Rp 1.225.844.098. Bilamana tak sanggup, maka JPU melakukan penyitaan harta benda terdakwa, disertai dengan kurungan 2 tahun 6 bulan.

Loading...

Dalam perkara ini para terdakwa  dijerat dengan pidana pasal 3 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

JPU Sarpin mengatakan, hukuman berat yang dikenakan hanya kepada terdakwa Hambali dikarena kerugian negara dinilai telah dinikmati sendiri. Kemudian Hambali tidak memiliki niat untuk memulihkannya sehingga tak ada pengembalian kerugian negara tersebut. “Sesuai fakta persidangan negara telah dirugikan dalam proyek ini, selain itu juga tak ada pengembalian kerugian negara oleh terdakwa. Yang ada mengembalikan hanyalah terdakwa Yudi senilai Rp 20 juta,” kata Sarpin.

Komentar

BERITA LAINNYA