oleh

Pembaharuan Pemikiran Islam Abad 21

Oleh: Safari Ans – Salah Satu Pejuang Pembentukan Provinsi Babel —

KONFERENSI Internasional Al-Azhar berhasil merumuskan 29 Rumusan Pembaharuan Pemikiran Islam. Rumusan merupakan hasil rebukan para pemikir Islam sedunia selama dua hari. Hasilnya dibacakan oleh pemimpin tertinggi Al-Azhar, Grand Syeikh Prof. Dr. Ahmed Thayyib. Delegasi Indonesia dalam temu pemikir Islam itu terdiri dari Prof. Dr. H. Din Samsudin, Prof Dr. KH. Quraish Shihab, Dr. TGB. H. Muhammad Zainul Majdi dan Dr. H. Muhklis Hanafi. Karena ini menyangkut kepentingan terbesar umat Islam sedunia, maka penulis tampilkan secara dalam bentuk deklarasi agar menjadi pegangan kaum Muslimin agar tidak galau dalam menimbang sebuah perkara yang berkaitan dengan ajaran Islam. Ini merupakan rumusan pemikiran Islam abad ke-21.

Loading...

————————-

RUMUSAN yang dikembangkan dalam forum Al-Azhar ini tidak memandang sektarian yang berkembang di dunia dan di Indonesia. Delegasi Indonesia yang hadir ada unsur Nahdlatul Ulama (NU), juga unsur Muhammadiyah, dan unsur lain sebagainya. Sehingga rumusan yang dibuat oleh pemikir Islam sedunia ini hampir mewakili seluruh ormas dan sektarian yang berkembang di dunia Islam, sehingga putusannya atau rumusannya layak dijadikan patokan atau rumusan untuk menentukan langkah para alim ulama Indonesia untuk menentukan status hukum figh dan syariat lainnya di Indonesia. Berikut ini deklarasi para pemikir Islam itu.

Deklarasi Konferensi
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Baginda Rasulullah beserta segenap keluarga, sahabat dan orang-orang yang mengikuti tuntunannya hingga hari Pembalasan.

Berangkat dari keyakinan Al-Azhar terhadap keniscayaan pembaruan permasalahan agama, keharusan meniti jalan syariat untuk mengimbangi hal-hal baru, dan demi mewujudkan kepentingan masyarakat umum dalam berbagai bidang, Al-Azhar mengundang para ulama terkemuka dari segala penjuru dunia untuk menyelenggarakan konferensi internasional dalam rangka membahas masalah “Pembaruan Pemikiran Islam” pada tanggal 2-3 Jumadilakhir 1441 H, bertepatan dengan tanggal 27-28 Januari 2020 M, bertempat di Gedung Pusat Konferensi Al-Azhar, Nasr City, Kairo. Presiden berkenan mengayomi konferensi ini dan membukanya melalui sambutan atas nama beliau yang disampaikan oleh Perdana Menteri Dr. Mustafa Madbouly.

Komentar

BERITA LAINNYA