oleh

Pelecehan Seksual di Internal Garuda, Dirut: Tidak Termaafkan!

DIREKTUR Utama PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) Irfan Setyaputra berkomentar perihal kasus dugaan pelecehan seksual di internal Garuda yang ramai diperbincangkan di jagat media sosial. Garuda, kata Irfan, tidak akan tinggal diam.

“Kita komitmen soal ini, kita sepakat memberi contoh dan mengatakan bahwa ini tidak termaafkan,” terang dia di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1).

Loading...

Dalam mencegah hal ini terulang kembali, pihaknya juga akan segera membuat kebijakan yang lebih tegas dengan memberikan edukasi kepada para pramugari maskapai plat merah tersebut.

“Tadi pagi saya bicara soal itu (kasus pelecehan seksual, Red) dengan serikat karyawan, ternyata pelecehan itu bukan hanya dari atasan tapi juga dari penumpang. Ada satu airlines, temen saya minta tambahkan air putih dan pramugarinya nggak denger. Kawan saya itu menyentuh pundaknya, terus pramugarinya langsung balik badan dan bilang ‘don’t touch me‘. Kita akan mengarah kesana (sikap tegas, Red),” ujarnya.

Terkait perbincangan di media sosial yang menyebutkan terdapat direksi yang juga menjadi oknum kasus tersebut, Irfan menyebutkan bahwa hal itu adalah hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (22/1).

Komentar

BERITA LAINNYA