Chirag Esrani juga membayangkan hal itu akan lebih mudah. Dia datang ke Berlin untuk belajar gelar master dalam manajemen internasional. Sebuah video promosi di Internet memberinya ide. Agensi mencarikannya tempat di Universitas Internasional, sebuah universitas swasta besar.
Namun biaya belajar jauh lebih tinggi dibandingkan di universitas negeri. Untuk melunasi pinjamannya, Chirag bekerja sebagai sopir pengiriman, seperti banyak mahasiswa India lainnya.
Saat ini terdapat sekitar 50.000 mahasiswa di Jerman, kelompok internasional terbesar di universitas-universitas Jerman. Lingkaran setan hutang, eksploitasi dan kelelahan menyulitkan banyak orang untuk belajar di Jerman. Akankah Chirag berhasil mendapatkan gelar masternya meski menghadapi semua kesulitan?






