oleh

Pasca Rusuh di Sijuk Belitung, Tangan Wagub Masih Lebam?

*Abdul Fatah: Ada yang Pukul.. Dorong Saya Hingga Terduduk…
*Rina Tarol: Sentuh Pemodal dan Penampung Timah Ilegal itu

WAKIL Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah, akhirnya terlihat di hadapan publik. Tepatnya pada pertemuan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diinisiasi oleh DPRD Babel, Kamis (7/11) kemarin.

Loading...

—————–

TAK sendiri, Fatah didampingi oleh Sekretaris Daeah (Sekda) Babel Yulizar Adnan, Kepala Satpol PP Yamowa Harefa dan Kepala Disbupar A Rivai.

Sebelumnya, Fatah memang tak nampak di kantor maupun di agenda lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel pasca penyerangan yang dialaminya saat penertiban tambang ilegal di kawasan HL Geosite Tanjung Siantu Sijuk, Kabupaten Belitung pada Sabtu pekan lalu.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya yang didampingi oleh Wakil Ketua M Amin beserta beberapa anggota dewan yang mewakili masing-masing komisinya ini digelar untuk menyikapi kasus anarkis yang terjadi saat penertiban tambang ilegal yang dialami oleh Wagub beserta personel Satpol PP. Persoalan tersebut dinilai harus segera dituntaskan dan menjadi evaluasi bersama dan jangan dibiarkan berlarut-larut. Turut hadir juga Wakapolda Babel Kombes Pol Slamet Hadi Supraptoyo beserta jajarannya.

Seusai rapat, Fatah langsung dikerumuni sejumlah wartawan yang ingin mengetahui kondisinya saat ini. Jelas nampak di tangan sebelah kanannya terdapat luka lebam berwarna biru pekat yang disinyalir memar karena dipukul dengan benda keras. Hanya saja Fatah enggan mempermasalahkannya. Dia tetap berusaha tegar. “Enggak apa-apa kok itu,” katanya.

Komentar

BERITA LAINNYA