oleh

Padli Tidak Jujur?

*Putra Arta: Padli Tahu Duit Masuk ke Rekening Rosmawaty
*Mantan Kepala Diknas Bersaksi di Sidang Tipikor Bea Siswa STPN

PENASIHAT Hukum (PH) terdakwa, Riky Ramdhani, Putra Arta, melihat ada ketidakjujuran dalam kesaksian mantan Kadis Diknas Bangka, Padli.

Loading...

——————

MENURUTNYA, ketidakjujuran Padli dalam dalam kesaksian di persidangan dugaan korupsi duit beasiswa 11 mahasiswa Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (SPTN), di Pengadilan Tipikor Pangkalpinang, Kamis (12/12) kemarin, sangat terlihat.

Dari surat Rosmawaty yang ditandantangani Padli, berarti ia mengetahui dengan jelas adanya pencairan Rp 410 juta. “Lalu dimasukan ke rekening pribadinya Rosmawaty. Berangkat dari fakta ini, bisa disimpulkan kalau uang tersebut telah terkondisikan secara tidak beres sejak awal. Kenapa harus ke rekening pribadi bawahannya,” singgung Putra.

Selain itu, Padli mengetahui uang tak dikirim ke mahasiswa setelah pada bulan Februari. “Mestinya harus jujur, kalau dia tahu sudah sedari awal ketidakberesan itu. Akui saja dengan gamblang, daripada harus berkilah sana-sini,” ujar Putra.

Tidak cukup di situ, dia juga menyinggung peran seorang sekretaris menjadi seorang “bendahara.” Dengan fakta ini, dia berkeyakinan kalau ada atasan kuat yang telah memerintahkan seorang Rosmawaty untuk berani bertindak salah seperti itu.

Komentar

BERITA LAINNYA