oleh

Nyuntel

Oleh: Ahmadi Sofyan – Penulis Buku / Pemerhati Sosial

SUDAH terjadi di negeri kita ini apa yang pernah dikhawatirkan oleh Rasulullah SAW: “Apabila suatu pekerjaan (jabatan) diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah masa kehancurannya”.

Loading...

—————-

ADA orang besar karena jabatannya, ketika lepas masa jabatannya maka lepas pula kebesaran yang ia sandang. Ada orang besar karena hartanya, ketika ia jatuh bangkrut maka hilanglah kebesarannya. Ada orang besar karena pesona kecantikan dan ketampanannya, ketika pesona kecantikan dan ketampanannya pudar, maka pudar pula kebesarannya.

Ada orang besar karena popularitasnya, ketika popularitasnya redup maka redup bahkan padam pula kebesaran yang ia sandang. Ada juga orang besar karena keturunannya, ada orang besar yang mendompleng kebesaran orang lain, dan ada pula orang besar karena sengaja dibesar-besarkan.

Yang paling penting dalam kehidupan adalah menjadi besar karena akhlakul karimahnya. Karena inilah kebesaran yang tidak harus mengeluarkan modal dan bisa dimiliki oleh setiap orang.

Hidup adalah pilihan, bahkan untuk menjadi besar dan kecil sekalipun. Semuanya tergantung dari kesiapan dan pengolahan mental pada diri masing-masing.

Ketika hati berkeinginan (bercita-cita) menjadi orang besar tapi berperilaku cengeng dalam setiap menghadapi persoalan bahkan untuk mencapai kebesaran tersebut, maka ketika sudah waktunya menjadi orang besar, perilaku cengeng dalam memimpin sulit untuk dikikis.

Komentar

BERITA LAINNYA