oleh

NU Pangkalpinang Tak Ikut Politik Praktis

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Nahdatul Ulama (NU) Kota Pangkalpinang mengklarifikasi berita yang santer baru-baru ini. Terhadap dukungan mereka kepada bakal calon walikota dan wakil walikota Pangkalpinang 2018-2023. Sebagaimana dikatakan oleh Ketua Tanfidziyah NU Kota Pangkalpinang, Abdurrahman. Dalam menanggapi berita yang santer itu, para pengurus NU Pangkalpinang menyatakan sikap.

Kata Abdurrahman, PCNU tidak pernah menyatakan mendukung siapapun dan PCNU Pangkalpinang tidak boleh melibatkan diri ke dalam politik praktis.

Loading...

“Kami sebagai Pengurus Cabang NU kota Pangkalpinang harus menjelaskan hal ini kepada warga NU khususnya dan masyarakat umumnya agar tidak terjadi polemik dan agar tidak melanggar AD/ART NU yg telah diputuskan dalam Muktamar NU di situbondo tahun 1984, yaitu bahwa NU kembali ke khittah dan tidak lagi terlibat politik praktis,” urainya dalam konferensi pers di gedung NU Bangka Belitung.

“Namun warga NU sebagai warga negara memiliki hak politik, silahkan kalau ingin mendukung atau memberikan suara kepada calon tertentu,” imbuh Abdurrahman.

Sebelumnya, ramai dalam pemberitaan bahwa Nahdatul Ulama (NU) Pangkalpinang sepakat untuk mendukung salah satu pasangan walikota dan wakil walikota Pangkalpinang 2018-2022. Masyarakat pun bertanya-tanya apakah dukungan ini benar, karena selama ini NU tidak pernah terlibat dalam politik praktis.

“Makanya kami beserta pengurusnya meluruskan pemberitaan ini melalui konferensi pers. Semoga ini jadi jawaban bagi para masyarakat Pangkalpinang,” jelasnya.

Hadir dalam gelaran itu, Khatib Syuriah, Zuhri Effendi, para pengurus PCNU Pqngkalpinang dan didampingi oleh Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum NU Bangka Belitung, Yulianis. (rel/bbp)

Komentar

BERITA LAINNYA