oleh

Novel Baswedan Minta Syarat Khusus

KELUARNYA surat tugas Kepala Kepolisian RI bernomor Sgas 3/1.HUK.6.6/2019 merupakan babak baru dalam kelanjutan kasus Novel Baswedan. Kasus ini belum menemukan titik terang sejak penyidik senior KPK itu disiram air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017.

——————

Loading...

YANG menarik, tim advokasi penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan membeberkan kliennya belum pernah menyatakan diri untuk siap diperiksa oleh tim gabungan penyelidikan dan penyidikan kasus penyiraman air keras.

Anggota tim advokasi Novel, Haris Azhar mengatakan, segala pernyataan mengenai kesiapan kliennya untuk diperiksa hanyalah omong kosong. “Tidak pernah sekalipun mengatakan siap untuk diperiksa tim bentukan Polri. Bohong itu!” ujar Haris saat dihubungi reporter Fajar Indonesia Network (FIN), Senin (21/1).

Haris menambahkan, Novel memiliki sejumlah syarat sebelum dirinya bersedia dimintai keterangan oleh tim gabungan. Seperti, kejelasan agenda kerja, serta tindak lanjut laporan tim gabungan. “Lho ini kan (laporan, red) akan diserahkan ke Kapolri. Apa jaminan jika penanganan kasus diteruskan? Itu semua beberapa pertanyaan yang perlu dijawab,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua KPK, Agus Rahardjo, menyebut Novel Baswedan siap bekerja sama dengan tim gabungan penyelidikan dan penyidikan kasus penyiraman air keras. “Kita sudah memanggil Mas Novel, akan bekerja sama. Mudah-mudahan kasus ini bisa diungkap,” ujar Agus di kantornya, Rabu (16/1).

Komentar

BERITA LAINNYA