oleh

Ngigau

Oleh: Ahmadi Sopyan – Penulis Buku/Pemerhati Sosial —

TERLEPAS ada apa dan siapa dibaliknya, tapi fenomena sosial yang lagi viral yaitu bermunculan kerajaan baru, seperti sebuah fenomena ngigau (ngelindur) berjama’ah.


Loading...

————————

ENTAH mengapa, Indonesia selalu saja ada bahan yang menjadi viral, entah itu sekedar serius, lelucon, kesedihan, keseraman sampai dengan tak tik politik menggelitik. Indonesia juga menjadi ladang subur peng-aku-an diri, dari mulai yang membuat kerajaan sendiri, mengangkat diri sendiri, memberi gelar sendiri dan menempelkan tanda kehormatan sendiri, sampai dengan mengaku-aku diri sebagai Nabi. Lebih anehnya, hal demikian itu selalu saja ada pengikutnya.

Dari mulai Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire, Kesultanan Seleco, Negara Rakyat Nusantara, King Of The King dan bisa jadi dalam beberapa hari, minggu atau bulan kedepan akan muncul yang lebih baru. Jika pun tidak ada, nampaknya perlu juga dibuatkan lagi agar menjadi viral dan bahan perbincangan sekaligus lelucon. Lumayan sejenak melepas kepenatan dari harga sembako yang kian tinggi, cukai rokok naik, kasus-kasus besar seperti Jiwasraya raib, kuroptor sengaja dihilangkan, KPK takut sama Partai Penguasa, 100 hari kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden tanpa warna, sampai Indonesia pengecut kalau berhadapan dengan China.

Kalau dilihat secara sosial (diluar konspirasi politik), bisa jadi fenomena ini bagian dari ekspresi keputusasaan dan ketidakpuasan masyarakat terhadap keadaan bangsa yang kian tidak membaik. Lalu keputusasaan itu membuat mereka sulit tidur, tapi ngelindur (ngigau), sehingga terpikat untuk mencari atau menjadi figur baru yang menawarkan janji baru perubahan.

Komentar

BERITA LAINNYA