oleh

Ngaku Dianiaya dan Ditelantarkan, Ibu Satu Anak Lapor ke Polisi

*Minta Suami Bisa Menyelesaikan Masalah
*Mun’im: Sedang Dipelajari
Babelpos.co  PANGKALPINANG – Seorang ibu satu anak yang masih balita, EJ (27), mengaku mendapat perlakuan tidak pantas dari suaminya yang merupakan oknum polisi. EJ menyatakan hal tersebut kepada wartawan kemarin, Selasa (25/4). Perlakuan suaminya Brigadir AS berupa penelantaran. Akibatnya tidak lagi memperoleh nafkah sehingga membuat seorang anak kandung mereka yang masih balita sudah tidak bisa lagi dibelikan susu. EJ juga mengaku mendapat perlakuan kasar.

“Saya kerap kali menjadi korban pemukulanya. Tapi saya selalu mengalah dan pertengkaran itu masih bisa diatasi dengan cara kekeluargaan,” cerita wanita kelahiran Palembang ini.

Loading...

EJ mengatakan bahwa matanya pernah lecet dan sempat berobat ke rumah sakit satu kali sekitar tahun 2013. Buktinya sudah ia serahkan kepada penyidik. Dan ia sudah melaporkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada Polda Bangka Belitung pada 18 April lalu, namun belum mengetahui tindaklanjutnya. Bahkan menurut EJ, ia pernah mendapat todongan pistol dan membuatnya tambah takut. Peristiwa tersebut terjadi di depan kediamannya dan ada saksi dari tetangga. Ia juga mengatakan berulang kali cekcok mulut dan mendapat perlakuan kasar. Namun lagi-lagi dirinya tidak berani melaporkan hal itu.

“Dari kehamilan saya 6 bulan sampai sekarang, saya tidak diberikan nafkah lahir dan bathin,” tukasnya.
EJ mengharapkan, suaminya beritikad baik mau menyelesaikan permasalahan rumah tangga itu dan mau kembali menafkahi dirinya dan anak pertamanya itu. Sementara itu, Kabid Humas Polda Bangka Belitung, AKBP Abdul Mun’im dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya laporan polisi dengan pelapor EJ dan sebagai terlapor brigadir AS. “Memang benar adanya laporan ini. Saat ini penyidik terlebih dahulu harus mempelajari dahulu laporan ini,” demikian Abdul Mun’im.(eza)

Komentar

BERITA LAINNYA