oleh

Nasib Koruptor, “yang Kroco yang Saro”, Sahar Divonis 4 Tahun

Babelpos.co – NASIB koruptor kasus SPPD DPRD Kota dan Depo Pertamina Pangkalbalam, tampaknya nyaris sama. Yaitu: yang ‘kroco’ yang ‘saro’. Budik Wahyudi yang hanya Bendahara terpenjara sendiri, sementara atasannya, Sekwan Latip Pribadi hingga sekarang masih bebas melenggang. Sementara, koruptor Pertamina, Kurniadi yang hanya karyawan outsourcing (kontrak) divonis 7 tahun, sedangkan mantan bosnya, Saharuddin divonis 4 tahun bui.

——————-


Loading...

VONIS untuk Saharudin Effendin itu dibacakan kemarin sore oleh majelis hakim yang diketuai Corry Oktarina. Saharudin diputus dengan 4 tahun penjara disertai dengan denda Rp 200 juta dengan subsider 1 bulan kurungan.

Saharudin dijerat dengan pasal Tipikor yakni pasal 2 UU nomor 31 tahun 1999 Jo UU nomor 20 tahun 2001 Jo pasal 18 UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) KUHP.

Dalam perkara ini majelis hakim sepakat dengan tuntutan pihak JPU dari Kejaksaan Negeri Pangkalpinang. Dimana tidak menyertai hukuman dengan pasal pencucian uang seperti terdakwa Kurniadi yang merupakan bawahan langsung Saharudin. Adapun alasan majelis hakim demikian di antaranya karena Saharudin tidak menikmati uang hasil korupsi tersebut. Yang menikmati adalah Kurniadi seorang diri dengan cara diantaranya traveling ke luar negeri.

Adapun yang menjadi hal meringankan dalam perkara ini dikatakan majelis seperti terdakwa mengakui kesalahan. Selain itu terdakwa sopan dalam persidangan. “Yang meringankan terdakwa mengakui kesalahan. Terdakwa belum pernah dihukum penjara,” ucap Corry dalam putusanya.

Dalam pusaran perkara ini Kurniadi selaku pegawai outsourcing adalah terdakwa yang paling berat mendapat ganjaran hukuman. Dimana telah dijatuhi hukuman 7 tahun penjara walau lebih ringan 1 tahun dari 8 tahun tuntutan JPU. Selain penjara pasal pencucian uang juga dikenakan yang mana dia diharuskan menggantikan kerugian negara senilai Rp 4.918.255.000. Bilamana tidak sanggup diganti dengan kurungan 3 tahun. Selain itu juga dikenakan denda senilai Rp 400 juta dengan subsider 6 bulan kurungan.

Komentar

BERITA LAINNYA