oleh

Muntok White Pepper

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia menjelaskan hak paten indikasi geografis adalah sebagai berikut. Indikasi Geografis adalah suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang dan/atau produk yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia atau kombinasi dari kedua faktor tersebut memberikan reputasi, kualitas, dan karakteristik tertentu pada barang dan/atau produk yang dihasilkan.

Tanda yang digunakan sebagai Indikasi Geografis dapat berupa etiket atau label yang dilekatkan pada barang yang dihasilkan. Tanda tersebut dapat berupa nama tempat, daerah, atau wilayah, kata, gambar, huruf, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut. Hal ini menjadi kewenangan sepenuhnya Dirjen Haki untuk menerbitkan paten suatu produk indikasi geografis seperti lada Babel yang memiliki ciri khas rasa dan kekhasan lainnya.

Loading...

Dunia internasional mengenai paten indikasi geografis menyebutkan sebagai “Geographical indication (GI) is a name or sign used on products which corresponds to a specific geographical location or origin (e.g. a town, region, or country). The use of a geographical indication, as a type of indication of source, may act as a certification that the product possesses certain qualities, is made according to traditional methods, or enjoys a certain reputation, due to its geographical origin. Appellation of origin is a subtype of geographical indication where quality, method and reputation of a product strictly originate from the delineated area defined under its intellectual property right registration.”

Artinya, produk indikasi geografis disamakan dengan “intellectual property right registration” dicatat secara hak intelektual yang diakui secara internasional. Jika sudah dipatenkan tidak ada yang berhak mengakuinya, kecuali sang pemilik paten. Dunia Eropa amat menghargai paten produk indikasi geografis ini. Posisi paten ini dibawah European Union Law, telah memberikan proteksi desain dan original frame kerja yang berlaku sejak tahun 1992 sebagai regulasi sebuah sistem “geographical indications.” Yang diproteksi oleh mereka adalah Protected Designation of Origin (PDO), Protected Geographical Indication (PGI) and Traditional Specialities Guaranteed (TSG).

Komentar

BERITA LAINNYA