oleh

Molen Surati Gubernur untuk Tutup Bandara dan Pelabuhan, Gub: Insya Allah

*Keputusan di Pemerintah Pusat!
*Surat Molen Bikin Mahasiswa Galau

PANDEMI Covid-19 (coronavirus) terus meluas ke beberapa wilayah di Indonesia, dan Bangka Belitung (Babel) bak di tengah pusaran daerah yang sudah ditetapkan sebagai zona merah virus yang berasal dari China ini.


Loading...

——————

DEMIKIAN disampaikan Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Babel, Mikron Antariksa pada pers conference di Posko Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanganan Covid-19 di VVIP Bandara Depati Amir lama, Rabu (25/3) kemarin.

“Kendati demikian, Babel sampai saat ini dalam kondisi masih aman karena masih belum ditemukan pasien yang dinyatakan positif corona,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Kalakhar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel ini.

Diterangkan Mikron, bahwa saat ini sudah 18 provinsi yang terjangkit Covid-19, termasuk daerah yang mengelilingi dua pulau besar provinsi ini, Bangka dan Belitung, seperti zona merah Lampung, Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Tengah, Banjarmasin, Kalimantan Timur, Jawa dan Kepulauan Riau.

Dan posisi Babel, dibeberkan dia, sebagai daerah kepulauan membuat akses penyebaran sangat terbuka mengingat ada dua bandara dan enam pelabuhan di Bangka dan Belitung. “Maka dari itu, kami membuat program-program dan kegiatan percepatan penanganan Covid-19 seperti yang sudah dijalankan sejak beberapa waktu lalu. Dan hal ini harus didukung oleh masyarakat, sehingga Babel tetap aman dari Covid-19 ini,” ajaknya.

Komentar

BERITA LAINNYA