oleh

Membaiknya Hubungan Jokowi dan Prabowo, Berdampak Positif Bagi Babel

Oleh: Safari Ans – Salah Satu Tokoh Pejuang Pembentukan Provinsi Babel —

“PERTEMUAN Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo baru-baru ini berlangsung santai, bersahabat, dan cair. Seakan tidak ada gap antara keduanya. Padahal keduanya baru selesai bersaing menjadi Presiden Republik Indonesia dalam Pilpres lalu. Kedua tokoh ini sudah terang-terangan akan bermitra dalam menjalankan program pembangunan lima tahun yang akan datang.”

Loading...

———————–

PRABOWO kepada wartawan setelah selesai pertemuan itu mengatakan bahwa dirinya dan partainya akan menjadi koalisi Pemerintahan Jokowi selama lima tahun kedepan jika kadernya masuk dalam kabinet. Jika tidak masuk, maka dirinya dan partainya akan menjadi check and balances sebab di Indonesia tidak dikenal istilah oposisi. Partai koalisi pun memberikan respon positif. Bahkan secara umum partai koalisi Pemerintah tidak berkeberatan dengan masuk partai Gerindra dalam Pemerintahan Jokowi kali ini. Dalam situasi ini, hanya partai Nasdem yang memberikan catatan khusus kepada koalisi jika partai Prabowo ini akan masuk ke kabinet.

Bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) eratnya hubungan antara Jokowi dan Prabowo menjadi penting bagi sejumlah agenda pembangunan Babel ke depan. Sebab cukup banyak proyek yang diperuntukan bagi provinsi ini kemudian tertunda atau dialihkan ke provinsi lain setelah PDIP kalah dalam perebutan kursi gubernur tiga tahun silam. Bahkan ada proyek listrik yang sempat dialihkan ke provinsi lain yang seharusnya menjadi jatah Bangka Belitung.

Namun begitu, masyarakat Bangka Belitung sudah dua periode memenangkan Jokowi dalam pilpres. Saat ini sudah saatnya Presiden Jokowi memberikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Bangka Belitung dalam waktu dekat. Harapannya sih Presiden Jokowi yang akan dilantik hari Minggu 20 Oktober 2019 mendatang akan menghadiri acara HUT Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke-19 awal November mendatang dengan menyerahkan kado istimewa. Kado itu berupa saham 10% di PT Timah Tbk menjadi milik Pemprov Bangka Belitung. Jika ini terjadi, maka seumur hidup masyarakat Bangka Belitung tak akan lupa nama seorang Jokowi yang telah mereka pilih dua kali menjadi Presiden Republik Indonesia.

Komentar

BERITA LAINNYA