oleh

Melalui Gebyar Hardiknas Wujudkan Amanat KH. Dewantara

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Sumini Yuliastuti mewakili Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman secara resmi membuka kegiatan Gebyar Hardiknas 2018 Bangka Belitung. Acara berlangsung di Taman Sari Pangkalpinang, Selasa malam (24/04).

Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa sudah saatnya semua element di negeri ini untuk bersama-sama mewujudkan kemajuan dunia pendidikan di negeri ini sebagaimana pula yang telah amanatkan dalam perjuangan dari Bapak Pendidikan Republik Indonesia KH. Dewantara, bahwa tujuan pendidikan adalah untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti, pikiran dan tubuh yang sehat untuk kesempurnaan hidup yang menghasilkan out put pendidikan yakni lahirnya insan yang berkualitas.


Loading...

Untuk mencapai hal ini tentunya diperlukan berbagai upaya penguatan pendidikan yang lebih baik dan berkarakter disamping juga memperhatikan aspek kesehatan supaya akan lahirlah generasi Indonesia yang sehat dan cerdas sebagai pemimpin di masa yang akan datang.

“Salah satu program pendidikan untuk mewujudkan insan pendidikan yang berkualitas tersebut tentu diperlukan yang namanya penguatan program pendidikan karakter dan literasi yang bertujuan bagi terciptanya revolusi karakter bangsa sebagaimana nawacita presiden yang terpusat pada 5 nilai utama yakni religius, nasionalisme, integritas, kemandirian dan kegotong royongan,” ujarnya lagi.

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Wahyudin, mengapresiasi digelarnya kegiatan Gebyar Hardiknas 2018 dengan “Menguatkan Pendidikan dan Memajukan Kebudayaan” yang telah resmi di buka, Selasa (24/04) kemarin malam.

Ia mengatakan bahwa kegiatan Gebyar Hardiknas 2018 di laksanakan di seluruh Indonesia dari tanggal 21- 27 April. Termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digelar dengan serangkaian acara seperti bazar buku murah, pameran, karya tulis guru, siswa dan tokoh pendidikan Babel, lomba berpantun bagi siswa, fasilitasi penulisan fiksi dan non fiksi, lomba kemahiran berbahasa Indonesia, seminar penulisan tindakan kelas dan praktik baik, pameran tematik sekolah/madrasah/pendidikan non formal, pemutaran film sejarah bekerjasama dengan Pungbangfilm, pentas seni, olahraga dan sastra, ngobrol publik “Kebudayaan Menyinari Pendidikan” bersama gubernur, walikota, tokoh sejarawan dan upacara bendera Hardiknas dan penganugerahan penghargaan.

Komentar

BERITA LAINNYA